Letak Akal, Nafsu dan Ruh Manusia Menurut Islam

Kajian tentang otak dan tingkat kecerdasan manusia selalu memunculkan argumen baru dari para ilmuwan. Berbagai jenis buku mencoba mengupas secara detail, tetapi tetap saja tidak ada buku yang mempunyai fakta yang kuat untuk menjelaskan sejauh mana tingkat kecerdasan otak manusia. Bagi anda yang tertarik dengan kajian tersebut, seperti diriku, ada baiknya anda membaca artikel di bawah. Selain itu, Iman anda akan semakin kuat dengan memahami letak tempat Akal, Nafsu dan Ruh. Ketiga tolak-ukur tersebut merupakan bekal bagi anda untuk menjalani hidup dengan baik.

Letak Akal, Nafsu dan Ruh Manusia Menurut Islam

Allah سبحانه و تعالى sebelum menciptakan manusia, telah terlebih dahulu menciptakan AQAL dan NAFSU, tertera dalam kitab durratun nasihin karangan Syeh Ustman bin Hasan as Syakir. Dalam hadist qudsi di sebutkan, saat Allah سبحانه و تعالى menciptakan Aqal, Allah سبحانه و تعالى mengajukan pertanyaan pada Aqal, Yaa ayyuhal aqli, man anta wa man ana, (Wahai Aqal, siapakah kamu dan siapakah Aku?). Ketika menerima pertanyaan, “Siapa kamu dan siapa Aku?” aqal menjawab “Ana A’bdun wa anta Rabbun.” saya hambaMu Dan Engkau Tuhanku..

Akan dan Nafsu

Di sisi lain, saat Allah سبحانه و تعالى menciptakan Nafsu, dan di ajukan pertanyaan yang sama, nafsu menjawab, Ana ana wa anta anta (Aku ya aku, dan kamu ya kamu), lantas Allah سبحانه و تعالى memasukkan ke neraka panas selama 1000 tahun. Setelah itu nafsu ditanya lagi, namun tetap gak kapok juga dengan menjawab hal yang sama, lantas di masukkan ke neraka dingin selama 1000 tahun. Setelah itu ditanya lagi, tetap juga sama jawabannya, lalu di masukkan ke neraka lapar selama 1000 tahun. Lalu diangkat dan ditanya lagi, baru ia menjawab Ana abdun wa Anta Robbun.

Aqal adalah makhluq suci dengan fithrah Illahi, Aqal itu ibarat kusir yang mengendalikan nafsu.

Dimanakah letak tempat Aqal dan Nafsu
Aqal dan nafsu itu terletak di dalam QOLBU. Qolbu dalam arti jasmani adalah Organ jantung manusia. Diterangkan dalam hadist nabi riwayat muslim, Nabi bersabda:
"Ketahuilah, sesungguhnya dalam jasad terdapat segumpal daging, apabila dia baik maka jasad tersebut akan menjadi baik, dan sebaliknya apabila dia buruk maka jasad tersebut akan menjadi buruk, Ketahuilah segumpal daging tersebut adalah “Qolbu”". Hadis Riwayat Bukhori

Qolbu dalam bahasa arab artinya jantung. Menurut Imam Al-ghozali, perenungan itu dilakukan mulai dari qolbu yang berpusat di dada, bukan dilakukan melalui pemikiran (al-fikri) dalam otak kepala.

Firman Allah SWT
أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا ۖ فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَـٰكِن تَعْمَىالْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ

afalam yasiiruu fii l-ardhi fatakuuna lahum quluubun ya’qiluuna bihaa aw aatsaanun yasma’uuna bihaa fa-innahaa laa ta’maa l-abshaaru walaakin ta’maa lquluubullatii fii shshuduur QS. Al-hajj 22:46

Artinya: maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai qolbu, dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah qolbu yang di dalam dada.

Di jelaskan pada ayat di atas, bahwa qulub atau qolbun itu letaknya fis shuduur, di dalam dada, dan yang ada di dada itu adalah jantung (heart), bukan hati / liver, yang berada di bawah dada, di atas perut.

Dalam alqur’an di jelaskan bahwa sesungguhnya ILMU itu letaknya di jantung qolbun fis shuduur, ilmu itu mencakup Aqal dan Nafsu.

Dalam jantung, ada syaraf-syaraf yang bersambung ke otak. Otak sendiri ada dua bagian, yaitu otak kanan yang disebut EQ, tempat syaraf emosional, seperti marah, sedih, senang, takut, dll. Disinilah yang menghubungkan dengan NAFSU yang berpusat di jantung. Yang kedua yaitu otak kiri yang menghubungkan syaraf memory, kecerdasan, berfikir, daya ingat, rasional, yang disebut IQ pusat intelegensi, di sinilah PUSAT AQAL yang berhubungan dengan syaraf di jantung.

Jantung bukan sekedar pemompa energy yang berupa darah menuju ke otak, sebab jantung adalah pusat segala energy yang ada, detakan jantung itu tidaklah bekerja otomatis, tapi di kendalikan oleh Sang Maha Pengendali. Saat manusia menforsir daya otak kiri-nya, maka jantung bereaksi, begitu juga jika perasaan cinta, benci, senang, sedih, di otak kanan bangkit, maka akan bereaksi pada jantung.

Imam ghozali berpendapat dengan dasar ayat alqur’an di atas, bahwa ILMU itu bukan di otak, tapi di dalam qolbu, penglihatan itu bukan pada mata, tapi di dalam qolbu, pendengaran itu bukan pada telinga, tapi di dalam qolbu, pembicaraan itu bukan pada mulut, tapi di jantung qolbu haqiqotun..

Otak, mata, telinga, mulut, itu hanyalah peralatan yang berupa RAGA yang dikendalikan oleh AQAL dan NAFSU yang terletak dalam JANTUNG QOLBU.

Lalu apakah Ruh itu?

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي وَمَا أُوتِيتُم مِّنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا

wayas-aluunaka ‘ani rruuhi quli rruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina l’ilmi illaa qaliilaa [17:85]

Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. QS. al-isra 85

Ruh Manusia

Alqur’an sendiri telah menegaskan, bahwa Ruh itu adalah urusan-Nya, Kita tidak tahu melainkan sedikit, sedikit bagi Allah سبحانه و تعالى akan pengetahuan manusia.

Ruh ibarat Energi, ruh dalam lafadz arab, berasal dari kata “riih” رياح yang maknanya angin.

Dalam ilmu pengetahuan eksak, gerakan angin itu terjadi karena reaksi energi elektromagnetic, yang terus bergerak, energi elektromagnetic ini dalam unsur atom di sebut elektron yang kita rasakan sebagai energi aliran listrik. Dan ternyata, tiada satupun profesor di dunia yang dapat menjelaskan apakah listrik itu dengan paten, seperti halnya tiada seorang ulama’ yang dapat menjelaskan apakah ruh itu.

Yang kita tahu, hanyalah sebatas pengertian bahwa, ruh itu adalah energi yang dapat menghidupkan benda organik, sedangkan listrik itu adalah energi yang dapat menghidupkan benda anorganik.

Jadi, ruh itu bukanlah seperti di film atau gambar, yang berbentuk bayangan, atau asap, sungguh berlepas diri tentang hal itu. Begitu juga listrik, bukan lah petir yang berapi, terang, seperti dalam gambar, itu hanyalah reaksi percikan api, yang panas, sedangkan listrik sendiri tidak berwarna, tidak terlihat, juga bukan kalor atau panas.

Kesimpulanya
RAGA itu di kendalikan oleh AQAL dan NAFSU yang terletak dalam QOLBU yang dapat hidup karena ada RUH dengan KUASA الله سبحانه و تعالى

Demikianlah artikel tentang Letak Akal, Nafsu dan Ruh Manusia Menurut Islam yang bersumber dari sini. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda. Akhir kata, selamat menjalankan Ibadah Puasa.

10 komentar:

  1. @all: tengkyu, smoga smwnya mmahami

    BalasHapus
  2. Aqal dan nafsu itu terletak di dalam QOLBU. Qolbu dalam arti jasmani adalah Organ jantung manusia.
    Otak, mata, telinga, mulut, itu hanyalah peralatan yang berupa RAGA yang dikendalikan oleh AQAL dan NAFSU yang terletak dalam JANTUNG QOLBU.

    pernah mendengar transplantasi jantung? berarti orang yg berhasil hidup dari transplantasi hantung tsb. seluruh sisa hidupnya menggunakan qalbu org lain dong?

    BalasHapus
  3. Firman Allah SWT
    أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا ۖ فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَـٰكِن تَعْمَىالْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ

    afalam yasiiruu fii l-ardhi fatakuuna lahum quluubun ya’qiluuna bihaa aw aatsaanun yasma’uuna bihaa fa-innahaa laa ta’maa l-abshaaru walaakin ta’maa lquluubullatii fii shshuduur QS. Al-hajj 22:46

    Artinya: maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai qolbu, dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah qolbu yang di dalam dada.
    kalo menurut ane siy,qolbu itu maksudnya hati,dengan hati kita dapat memahami,bukan dengan jantung ah..
    walloohu a'lam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. trimkasih bnyak y pak ustad uda banyk mnambahkan infonya,.. :p

      Hapus
    2. Qalbu itu bahasa Inggrisnya "heart" artinya jantung. Bahasa Indonesia salah nerjemahin jadi hati "hepar".

      Makanya, dalam Bahasa Indonesia, hati punya dua makna, yaitu hati yang bermakna "heart" --> Qalbu
      dan hati yang bermakna "hepar"

      Hapus
  4. alhmdllh ad tmbhn ilmu... thanks?

    BalasHapus
  5. infonya bagus untuk dijadikan laporan baca
    thanks....

    BalasHapus
  6. alhamdulillahil aliimul hakiim...
    bahasa manusia terkadang menjadi hijab terhadap bahasaNya didalam al qur'an. Spt halnya kata "jiwa (bahasa manusia)" tidak terdapat dalam al qur'an (menurut aq). Kecuali empat kata2 yg menyifati kata Jiwa yg terdapat didalam al qur'an yakni aqli,nafs,qalbu n zauqiyah. Dan apapun bentuk pemaknaan arti ke empat kata2 tersebut sesungguhnya bahasa al qur'an,bahasa hadist, bahasa diri dan bahasa alam semesta adalah bahasa yang tidak saling berselisih (tanda2 kebenaranNya)...

    BalasHapus
  7. Bahasa manusia terkadang menjadi hijab terhadap pemaknaan bahasa al qur'an. seperti kata jiwa "jiva" yg berasal dari bahasa sansakerta yg artinya benih kehidupan, dan kata jiwa itu sndri tidak terdapat didalam bahasa al qur'an (menurut aku). Tetapi sifat kata jiwa itu sendiri terdapat dlm empat bentuk bahasa al qur'an yakni aqli,nafs,qalbu n zaukiyah. Dan apapun sudut pandang ttg ke empat bentuk bahasa al qur'an tersebut,tanda kebenaranNya bersatu dalam bahasa al qur'an,bahasa hadist,bahasa diri dan bahasa alam sekitar...

    BalasHapus
  8. Allah dalam quran memberitahukan dimana letaknya :

    qalbu berdasarkan quran
    bahwa qalbu itu Al Hajj :46 "d dlm dada" dan Al Mukmin : 18 "dekat kerongkongan"

    “ Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi,
    lalu mereka mempunyai qalbu yang dengan itu mereka
    dapat berpikir/memahami atau mempunyai telinga
    yang dengan itu mereka dapat mendengar? karena
    sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi
    yang buta ialah qalbu yang di dalam dada.” (QS Al Hajj
    ayat 46)

    “ berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat
    (hari kiamat yaitu) ketika qalbu (menyesak) sampai di
    kerongkongan dengan menahan kesedihan. orangorang
    yang zalim tidak mempunyai teman setia
    seorangpun dan tidak (pula) mempunyai seorang
    pemberi syafa'at yang diterima syafa'atnya.”(QS Al
    Mu’min 18)

    bahwa qalbu berdasarkan hadits berupa mudghoh = segumpal darah, berarti wujud, bukan abstrak.

    Dan ketahuilah pada setiap
    tubuh ada mudghoh=segumpal daging (wujud) yang apabila baik
    maka baiklah tubuh tersebut dan apabila rusak maka
    rusaklah tubuh tersebut. Ketahuilah, ia adalah qalbu.
    (HR Bukhari Bab 2. 44/50.)

    Qalbu dalam kamus Bahasa Arab AlMunjid (Beirut Libanon)
    yang arti harfiahnya adalah organ tubuh atau anggota
    badan yang berbentuk kerucut, yang bertempat di dalam
    dada sebelah kiri, bertugas mengerakkan (memompa)
    darah yaitu JANTUNG. (http://www.darelmachreq.com)
    Juga berarti : membalik (yang berada di atas menjadi di
    bawah; yang di kanan menjadi di kiri; yang nyata menjadi
    tidak nyata); berpaling; berubah; marah; inti, esensi dan
    jantung (Anis, II, 1970: 753 dan Wehr, 1980: 784).
    http://www.umj.ac.id/main/artikel/index.php?detail=20090703150312
    Maka Qalbu yang dimaksud Allah di dalam Al Quran adalah
    “JANTUNG”, tidak ada arti lain.


    Akhir-akhir ini, para ilmuwan baru berbicara tentang otak yang berada dalam jantung (hati) yang terdiri dari 40.000 neuron, yaitu yang kita sebut "akal" yang terdapat di pusat jantung.

    Setelah penelitian yang luas, salah satu pelopor awal
    neurocardiology, Dr J. Andrew Armour, memperkenalkan
    konsep fungsional "Otak Jantung" pada tahun 1991.
    Karyanya mengungkapkan bahwa jantung memiliki sistem
    saraf yang kompleks intrinsik yang cukup canggih untuk
    memenuhi syarat sebagai "otak kecil" dalam dirinya
    sendiri. Otak jantung adalah sebuah jaringan yang rumit
    dari beberapa jenis neuron, neurotransmiter, protein dan
    sel dukungan seperti yang ditemukan di otak yang tepat.
    Sirkuit yang rumit yang memungkinkan untuk bertindak
    independen dari otak kranial : untuk belajar, mengingat,
    dan bahkan merasakan dan berakal.


    Allah yang Maha Mengetahui mengajarkan ilmu
    pengetahuan kepada segenap manusia, Al Quran
    merupakan petunjuk dari Allah dan juga berisi ilmu
    pengetahuan. Qalbu/jantung merupakan organ tubuh yang
    sangat vital didalam tubuh segenap makhluk hidup
    terutama manusia. Allah memberitahukan ilmu
    pengetahuan atau rahasia qalbu itu di dalam Al Quran.
    Rahasia apakah itu ?
    Paling tidak Allah memberitahukan empat hal tentang
    qalbu/jantung (karena keterbatasan pengetahuan penulis
    maka buku ini hanya membahas empat hal, sangat banyak
    rahasia di dalamnya yang belum diketahui penulis).
    Pertama Jantung sebagai alat indera.
    Kedua Jantung sebagai tempat perasaan.
    Ketiga Jantung sebagai organ yang mampu memahami.
    Keempat Jantung sebagai memori.
    yang semuanya terbukti secara ilmiah
    bahwa jantung bentuk fisik, didalamnya mempunyai kemampuan berakal. ikuti perkembangan ilmiah perihal jantung dalam NEUROCARDILOGY

    semoga berkenan membaca, dan memberi koreksi dan nasehat kepada saya

    email saya now4tomorrow@yahoo.com

    bagi yang berminat membaca "Rahasia Qalbu"
    gratis


    M. Taufiq

    BalasHapus

Berkomentarlah dengan bijak.